BlankOn Merdeka

Sekarang tanggal 17 Agustus 2011, hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, hari dikumandangkannya proklamasi kemerdekaan Indonesia 66 tahun yang lalu. Hari ini juga hari yang bersejarah bagi pergerakan open source Indonesia, hari diluncurkannya BlankOn Linux v7 (Codename: Pattimura).

Pada hari ini, Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) dan Tim Pengembang BlankOn dengan bangga mengumumkan terbitnya BlankOn versi 7.0 yang diberi nama “Pattimura”. Seperti biasa, fitur BlankOn rata-rata menggunakan teknologi terbaru Linux, termasuk kernel Linux 3.0.1 dan lingkungan desktop GNOME yang digabung dengan BlankOn Panel hasil karya pengembang BlankOn. Pattimura didukung perangkat lunak hiburan yang siap langsung pakai tanpa memasang codec multimedia tambahan, dukungan akses Internet dengan yang sangat ringan untuk menjelajah web serta komunikasi pesan instan dan jejaring sosial, juga fitur-fitur perkantoran. Selain itu, Pattimura menyediakan fitur-fitur olah grafis vektor dan bitmap serta album foto digital.

Continue reading

Mengapa banyak virus pada windows

Mungkin pernah terlintas dipikiran kita, mengapa pada windows lebih banyak virus dibandingkan dengan sistem operasi lain. Hal ini terkadang sangat menjengkelkan ketika virus-virus tersebut sudah merajalela pada sistem windows. Aksi-aksi virus tersebut bermaca-macam mulai dari yang ringan seperti: double click pada folder akan membuka jendela baru; penggandaan file; atau file menjadi hidden (tersembunyi); dan lain sebagainya. Dan dalam context apapun aksi virus tersebut sangat menggangu.

Banyaknya virus pada windows merupakan salah satu bukti bahwa windows adalah sistem operasi yang paling banyak digunakan saat ini. Ibarat Anda jualan, tidak akan bisa memjual banyak jika bukan ditempat ramai, begitu jugalah halnya dengan virus. Hasil jerih payah pencipta virus baru akan terbayar jika dia virus ciptaannya berhasil membuat kehebohan, dan hal ini tidak akan seheboh jika linux ataupun mac os. Continue reading

AntiVirus Untuk Linux

Linux adalah sebuah sistem operasi yang bebas virus, oleh karenanya kita tidak perlu menginstall aplikasi antivirus. Linux memiliki 3 jenis user yaitu root, user biasa dan orang lain (other people). Komputer yang terkena virus, biasanya virus telah merusak file system. Pada linux agar virus dapat menulari file system, virus harus dapat mengakses password root yang hampir mustahil. Lalu untuk apa ada Antivirus di Linux.

Jika Anda menggunakan windows dan linux saling bergantian, dan memindahkan data dari komputer-komputer Windows dan linux menggunakan flashdisk atau media lainnya, ada kemungkinan virus membonceng dengan media tersebut. Sistem Linux tidak akan mengenali ada virus pada media tersebut, tetapi antivirus dapat mengenalinya. Continue reading

Menggunakan aplikasi Windows di Linux

Ada kalanya aplikasi-aplikasi yang ada di Linux tidak memnuhi kebutuhan komputasi kita, atau output yang dihasilkan tidak seperti menggunakan aplikasi Windows. Maka saat itulah muncul keinginan untuk menginstall aplikasi Windows di Linux. Salah satu contoh Microsoft Office dan Adobe Photoshop. Perlu kita ketahui bahwa file system Windows dan Linux jauh berbeda, maka sudah pasti semua aplikasi windows dan file yang dibuat dengan aplikasi-aplikasi tersebut tidak dapat dibuka/dijalankan di Linux. Kita membutuhkan semacam aplikasi tambahan yang dapat mememungkinkan kita untuk menjalankan aplikasi-aplikasi windows tersebut.

1. Wine

Pengguna baru dapat dengan mudah mengartikan Wine adalah singkatan dari Windows Emulator, padalah tidak. Wine adalah Wine Is Not Emulator tetapi Wine merupakan compatibility application layer. Hingga saat ini sudah ada ratusan aplikasi dan permainan Windows yang dapat dijalankan di Linux seperti Call of Duty, Warcraft, Adobe Photoshop CS2 dan lain sebagainya. Untuk menginstall aplikasi Windows menggunakan Wine, kita harus punya dulu master aplikasi yang ingin diinstall :)
Continue reading