Ada kalanya aplikasi-aplikasi yang ada di Linux tidak memnuhi kebutuhan komputasi kita, atau output yang dihasilkan tidak seperti menggunakan aplikasi Windows. Maka saat itulah muncul keinginan untuk menginstall aplikasi Windows di Linux. Salah satu contoh Microsoft Office dan Adobe Photoshop. Perlu kita ketahui bahwa file system Windows dan Linux jauh berbeda, maka sudah pasti semua aplikasi windows dan file yang dibuat dengan aplikasi-aplikasi tersebut tidak dapat dibuka/dijalankan di Linux. Kita membutuhkan semacam aplikasi tambahan yang dapat mememungkinkan kita untuk menjalankan aplikasi-aplikasi windows tersebut.
1. Wine
Pengguna baru dapat dengan mudah mengartikan Wine adalah singkatan dari Windows Emulator, padalah tidak. Wine adalah Wine Is Not Emulator tetapi Wine merupakan compatibility application layer. Hingga saat ini sudah ada ratusan aplikasi dan permainan Windows yang dapat dijalankan di Linux seperti Call of Duty, Warcraft, Adobe Photoshop CS2 dan lain sebagainya. Untuk menginstall aplikasi Windows menggunakan Wine, kita harus punya dulu master aplikasi yang ingin diinstall More »![]()
Jika kita mencoba mengajak teman untuk migrasi menggunakan linux, selain bagaimana menginstall aplikasi, “bagaimana cara menghapus linux” adalah pertanyaan yang sering ditanyakan. Linuxnya dihapus dan tinggal windowsnya (yang bajakan) 


