Saya baru saja selesai menginstall komputer teman dengan Ubuntu 10.04, dan ingin menginstall beberapa aplikasi tambahan yang biasa saya gunakan sehari-hari. Karena saya miskin koneksi internet, kebetulan teman saya Insan punya CD repositorya. Berikut ini akan saya terangkan sedikit bagaimana cara menggunakan CD repository tersebut. Untuk perkenalan, repository Ubuntu 10.04 berukuran lebih kurang 32 giga atau 8DVD. Bisa didapatkan di toko-toko online seperti baliwae atau juragan kambing. Kalau Anda cukup iseng untuk menghabiskan bandwith, silakan download sendiri
[more]
Alhamdulillah, akhirnya saya sampai juga pada masa-masa akhir studi S1 saya. Jika semuanya berjalan lancar, maka pada bulan oktober saya akan diwisuda. Secara saya adalah seorang pengguna Linux, maka 100% tugas akhirnya juga harus dikerjakan dengan aplikasi open source dunk
Berikut ini adalah slide presentasi saya yang telah dikonversi menjadi PDF yang dibuat dengan Open Office Impress, yaitu aplikasi padanan untuk Microsoft Power Point.
[more]
Saya punya beberapa kumpulan font yang biasa saya gunakan sebagai resource untuk membuat desain di Windows. Ketika saya pindah menggunakan Linux, saya ingin koleksi font saya tersebut juga bisa dipakai. Sejauh yang saya tahu dan saya pernah cobakan, saat ini ada tiga cara yang bisa digunakan untuk menambahkan font pada linux (ubuntu).
Cara pertama
Kopikan seluruh fonts yang Anda miliki ke folder /usr/share/fonts/truetype/, silakan baca blog ini sebagai bahan rujukan. Agar dapat mengkopi file ke folder tersebut, Anda harus punya hak akses root
[more]
Mouseless mungkin terdengan asing di telinga kita, sebenarnya tidak
Salah satu ***less yang lain yang sering kita dengan atau kita gunakan adalah wireless. Di mana kita dapat terhubung dengan internet tanpa menggunakan kabel (wireless). Nah…, mouseless mirip2 dengan itu
Kita dapat menggerak-gerakkan kursor yang ada di desktop tanpa menggunakan physical mouse ataupun touchpad, silakan liat video.

Mouseless
[more]